Arsip

Arsip untuk Oktober, 2009

i love dangdut,….

Orang bilang Musik Dangdut itu kampungan. Tapi tidak bagi saya. Musik dangdut merupakan musik yang enak untuk dinikmati dan di dengar. Itu meurut saya,… Banyak teman saya yang selalu bilang gini “..pasti lagi dengerin dangdut tuh!”. itu komentar teman saya ketika saya sedang mendengar musik baik di radio maupun MP3.

“Coba deh sekali aja tu chanel radio ganti jangan radio dangdt mulu!” Kata si “M” teman saya.

“Tambah keriting tu rambut kaya Rhoma Irama,. hahahaha,..”. sahut si “B”.

” Weh jangan salah bro,.. musik dangdut itu musiknya rakyat Indonesia”. Saya tak mau kalah dong membela diri.

Kalau orang bilang musik dangdut itu kampungan bagi saya orang itulah yang kampungan. Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak kampung. Saya setuju dengan salah satu judulĀ  lagu yaitu ” dangdut is the music of my country“. Karena emang betul kok. Walaupun beberapa puluh tahun lalu dangdut sempat tak mendapat tempat di hati masyarakat terutama di kalangan muda tapi toh sampe sekarang dangdut tetap eksis dan banyak juga kalangan muda yang terjun ke jalur musik dangdut.

Read more…

Categories: asal-asalan Tag:

Cangak Laut

100_1108

Nama Lokal: Cangak Laut

Nama Inggris: Great-billed Heron

Nama Latin: Ardea sumatrana Rafles, 1822

Lihat selengkapnya di: Foto Cangak Laut

Categories: Species Tag:,

Jum’at,09 Oktober 2009 Kembali menyambut sang pengembara

Jum’at 09 Oktober 2009 di Bukit Paralayang, puncak melintas ratusan Burung Elang yang melakukan perjalanan panjang dari belahan bumi bagian utara. Mereka melakukan perjalanan panjang dalam rangka untuk mencari kehidupan yang lebih beradab ketika di daerah berbiaknya kondisi lingkungan sedang dalam keadaan yang sangat ekstrim. Ketika di daerah berbiaknya sedang masuk musim dingin yang cukup ekstrim burung-burung pemangsa itu akan melakukan perlanan panjang ke Bumi bagian selatan dan pengamat terakhir yang saya tau selama ini hanya melintas di indonesia. Tidak sampe ke Australia. apa alasannya?… kami masih belum dapat jawaban itu.

Photo by: Iwan Londo/WCS-IP

Photo by: Iwan Londo/WCS-IP

Setelah sebelumnya yaitu hari Sabtu tanggal 3 Oktober pengamatan selama sehari tidak mendapatkan hasil yang cukup memuaskan maka hari jum’at di minggu berikutnya kembali berangkat menuju Puncak dengan harapan akan mendapatkan hasil yang lebih bagus dari waktu sebelumnya. Berangkat dari Bogor jam setengah delapan pagi dengan menggunakan Si kuda Besi yang akan siap mengantarkanku kemanapun saya mau itu tidak sampai satu jam waktu yang saya tempuh untuk sampai ke lokasi pengamatan.

Nasib bagus memang sedang berpihak kepada saya. 50-an Chinese Goshawk,Accipiter soloensis, terlihat soaring dalam jarak tidak kurang dari 100 meter. Kemudian di susul oleh Japanese SparowHawk,Accipiter gularis, 5 ekor terbang berkelompok. Pagi yang menyenangkan…

Read more…