Jalak Tunggir Merah Sulawesi ditemukan Di Gunung Salak

 

Jalak Tunggir merah yang di temukan di gunung salak

Siapa yang sangka bakalan ketemu Jalak Tunggir Merah Scissirostrum dubium (Latham, 1801) yang sejatinya adalah jenis Endemik Sulawesi itu di Gunung Salak yang seperti kita ketahui berada di Pulau Jawa. Ya, pada bulan April yang lalu di tenga-tengah kegiatan survey Distribusi Elang Jawa Spizaetus(Nisaetus)bartelsi teman-teman dalam anggota team menjumpai dua kelompok jenis burung yang seharusnya hanya bisa kita temukan di hutan-hutan di Sulawesi. Jenis burung yang di habitatnya hidup berkelompok ini di temukan di kawasan gunung salak dalam kelompk kecil. Penemuan pertama ditemukan 4 ekor dalam satu kelompok dan penemuan kedua 6 ekor.


Terlepas atau sengaja dilepas?
Kalau dilihat historinya, tidak mungkin burung itu ada dengan sendirinya kecuali Gusti Allah sang pencipta dari segala macam ciptaanya sengaja mendatangkan burung yang dalam bahasa inggris Grosbeak Starling ini ke Gunung Salak. Hanya ada dua kemungkinan. Terlepas atau sengaja di lepas dengan alasan yang seharusnya tidak terjadi. Kemungkinan pertama bisa saja terjadi kalau dilihat minat masyarakat yang memelihara burung kicau itu tinggi. Bukti minat memelihara burung ini tinggi bisa dilihat dari keberadaanya di pasar-pasar burung di jawa seperti Solo, Semarang, Jogja, Surabaya, Jakarta, dan Bogor. Saya sendiri setiapmelintas di depan Kios Burung yang ada di Empang Bogor sering melihat jenis ini dalam satu kotak dengan jumlah yang lumayan banyak. Di Pasar Burung Solo, menurut informasi teman saya, ditemukan ratusan jumlahnya yang disimpan salam beberapa kotak.

Ritual Pembebasan
Upacara keAgamaan menggunakan satwa liar seperti Aves(burung), Primata dan Reptil di Indonesia masih sering kita jumpai seperti di Jawa dan Bali. Nah, untuk kasus Jalak Tunggir Merah ini, menurut analisa saya, ada kemungkinan merupakan hasil lepasan melalui ritual keagamaan di gunung salak yang di ketahui ada Tempat Peibadataan Umat Hindu di sekitar kawasan Curug Nangka. Hal ini mungkin bisa di kaitkan lagi dengan kasus penemuan Elang Laut Perut Putih Haliaeetus leucogaster yang pada tahun 2008 ditemukan masuk ke kawasan IAR Indonesia yang kemudian berhasil di evakuasi.

About these ads

14 thoughts on “Jalak Tunggir Merah Sulawesi ditemukan Di Gunung Salak

  1. Mas Asman, di UI juga ada lho Finch-billed Myna. Lepasan juga, beberapa waktu lalu saya sempet moto dia lagi makan buah dan bunga Acacia. Tipe burung yang toleran dengan keberadaan manusia kyknya.

    Btw, klo nambah widget Flag Counter ke WordPress gmn ya? sy coba yang cara praktis kok malah add-nya ke post sih bkn ke kolom?

    **Dimar: sudah di posting belum fotonya?.. oia,.. untuk masang Flag Counter pake manual aja. Kunjungi: http://s05.flagcounter.com/more/eIZz. trus daftar dan copy scriptnya… habis itu kamu masuk ke pengaturan Widget di WordPress, paste script yang udah lo copy. Selamat Mencoba**

    • Thomas
      Bener euy!!!,… ini ketemunya bulan kemarin pada saat teman-teman melakukan survey distribusi elang jawa,.. mungkin belum lama juga si burung itu ada di gunung salak

    • tapi sayang kang,.. kecantikanya tidak pada tempatnya,.. harusnya burung ini tidak ada di Jawa,.. tapi karena ulah segelintir orang jadinya burung ini ada di hutan pegunungan jawa,..

  2. Di Merapi Mas Wawan juga pernah menemukan burung jalak endemik sulawesi, nggak tahu jenisnya apa… katanya “bisa berbahaya nih, kemampuan adaptasi mereka tinggi, bisa membabat spesies lokal”.

    Dulu juga pernah ditemukan Tiong Emas di sekitar bukit Turgo, merapi. Terus saya sendiri menemukan Bentet Kelabu ras Kalimantan yang berkepala hitam semua. Bahkan ada juga yang melaporkan keberadaan kerak ungu di sekitar mailoboro.

    **PAJI:,.. YUP!!! BETUL SEKALI. KALAU BICARA GENETIK JUGA SANGAT BERBAHAYA SEKALI. SECARA INI JENIS YANG MEMANG HANYA(HARUSNYA) ADA DI SULAWESI..
    BUKANYA TIONG MAS DI JAWA JUGA ADA?.. EMANG SIH SEPANJANG SAYA PENGAMATAN DI SALAK DAN SEKITARNYA BELUM PERNAH KETEMU. MENGENAI BENTET KELABU ITU SEPERTINYA TIDAK TERLALU MASALAH SOALE SEBARANYA ADA YANG DI JAWA JUGA. UNTUK KERAK UNGU COBA TANYA DI BURUNG NUSANTARA ATAU DI SBI-INFO**.

  3. Teman-teman…
    Kenalin, saya Alby… jurnalis salah satu media di bdg.
    Sy tertarik dg informasi ini. Mau tanya dong, kalau saya mau menggali informasi lebih dalam ttg isu ini kemana saya bisa menghubungi?

    Siapa tau saya bisa bantu teman2 dalam mempublikasikan penemuan ini… Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat masyarakat, khususnya untuk kelestarian hutan kita…
    kalau ada info tolong cntct email saya:

    froggy_dox@ymail.com

    terimakasih sebelumnya…
    salam kenal.

    ##MAKASIH SEBELUMNYA MAS ALBY,.. KITA JUGA MAU BANGET SIH BUAT PUBLIKASI TAPI DATA MASIH BELUM BANYAK DAN MASIH HARUS RISET LAGI,.. KALAU MAU DISKUSI BISA DISINI JUGA KOK. OK, KALAU ADA PEREMBANGAN BARU NANTI DI KABARIN LAGI##

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s