si kecil yang malang

100_9192

Selasa sore di bulan April teman saya membawa si kecil ini ke kantor. Sebelum si kecil ini datang saya sudah terlebih dahulu mendapat kabar dari dokter hewan kami bahwa teman saya sedang mengevakuasi anak elang. Saya kira anak elang yang sedang di evakuasi umurnya sudah berap bulan. Ternyata ketika mobil yan mengantar teman saya ke tempat dimana anak elang ini disimpan datang kondisi si kecil masih benar-benar kecil banget. Perkiraan umur yang kami taksir kalau anak elang ini kemungkinan baru sekitar 3 atau semingguan.

Menurut info yang di peroleh, anakan elang ini jatuh dari sarang dan ditemukan oleh Petugas Taman Nasional yang kemudian dibawa ke Kantor tugasnya. Karena takut tidak bisa merawat anak elang yang masih benar-benar bayi ini maka petugas Taman Nasional Gunung Halimun-Salak menhubungi kami(IAR Indonesia) untuk segera mengevakuasi si kecil ke kantor kami untuk dilakukan perawatan yang lebih intensive.

Kondisinya benar-benar masih sangat kecil sekali sehingga saya dan teman saya tidak dapat menidentivikasi jenis apa elang ini karena secara fisik sama dengan anakan elang yang lain.

Hari pertama kami coba kasih makan dan si kecil pun mau makan makanan yang saya kasih bersama dokter hewan pada saat itu. Begitu juga dengan hari-hari berikutnya. Si anak terlihat bagus karena mau makan. Ditempatkan disebuah box dengan alas kapas yang halus si kecil kami simpan. Tak lupa kami juga beri ia lampu sebagai pengahangat tubuh karena kondisi udara di kantor kami lumayan dingin.

Hari jum’at yaitu hari ke-4 si kecil bersama kami bafsu makannya terlihat menurun.

“si kecil nafsu makanya menurun” Begitu kata teman saya ketika memberi tahu saya mengena perubahan si anak elang ini. Siangnya saya coba cek kondisinya. Si kecil terlihat temboloknya penuh dengan makanan. Mungkin itu yang membuat si kecil tidak mau makan banyak.

Sabtu, sikecil benar-benar tidak mau makan. Tim medis segera bertindak dengan memberinya multivitamine untuk menjaga kondisi sikecil agar tetap bertahan. Malam hari sekitar pukul 23:00wib ada rasa kekhawatiran menghampiri saya maka saya putuskan untuk melihat kondisinya dan terlihat masih biasa. Dia mengeluarkan suara ketika saya coba sentuh tubuhnya.

Minggu pagi(12/4) sekitar pukul 09:00wib saya kembali ke ruangan dimana s kecil disimpan. Ketika saya cek si kecil sudah tidak ada. Saya coba buka kapas yang tergulung ditempatnya. Ternyata si kecil sudah mati. Sungguh sayang banget si kecil tidak dapat bertahan hidup setelah terpisah dari induknya. Seharusnya sikecil dalam umurnya yang baru berapa hari itu tetap bertahan disarangnya bersama induknya yang akan terus merawatnya harus terpisah karena sesuatu yang tidak terduga dan harus mengalami nasib seperti itu. Dia mati,..

3 thoughts on “si kecil yang malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s