Belajar Hidup

Tugas orang tua memang tidaklah mudah. Setelah ada anak orang tua harus mengajari sang anak bagaimana hidup. Hidup tidak sekedar lahir ke dunia terus langsung bisa segalanya.

Pagi itu ada sebuah pemandangan yang menarik dan sangat sayang kalau dilewati. Awalnya hanya suara mereka yang ribut dan sangat mengundang pertanyaan. ada apa in sebenarnya?,…..

Begitu dicari dan ketemu si sumber suara itu ternyata suara dari dua individu Merbah Cerucuk Pycnonotus goiavier atau yang bahasa inggrinya Yellow-vented Bulbul. Setelah di perhatikan ternyata salah satu dari dua individu itu masih anakan. Si anak mencicit menggoda induknya untuk segera memberinya makan. Induknya mencoba menghindar. Sang induk terbang dari Kabel Listrik di depan kantor FFI-Indonesia Program yang di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat itu ke pohon d belakang kantor. Di sanalah sang induk memberi contoh kepada anaknya jenis makanan yang harus mereka makan.

Anaknya yang posisi membuka Paruh, selepas itu mereka berdua terbang ke pohon dibelakang kantor FFI-Indonesia Program di Ketapang

Sebuah proses pembelajaran untuk bertahan hidup kerap menjadi pemandangan dan contoh yang menarik sekali kalau kita sebagai manusia mau hidup Survive.

Pemandangan yang tidak lama(hanya sekitar 30 menit) itu tidak semua perilaku bisa aku abadikan dalam bentuk foto. Lensanya gak mampu,.. hehehee,…

4 thoughts on “Belajar Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s