Kompas: Burung di Kebun Raya Tinggal 50 Jenis

Laporan wartawan KOMPAS Ratih P Sudarsono

Sabtu, 24 Juli 2010

Dok: Burung Indonesia

BOGOR, KOMPAS.com – Burung-burung yang ada di Kebun Raya Bogor saat ini dipekirakan tinggal 50 jenis. Padalah pada tahun 2006, jenin burung di situ masih mencapai 90 jenis. Berkurangnya jenis burung tersebut diduga makin berkurangnya lahan terbuka hijau yang ada di Kota Bogor, yang sebelumnya berfungsi sebagai buper bagi Kebun Raya Bogor.

Hal tersebut diungkap Kepala Pengembangan Komunikasi dan Bisnis Burung Indonesia, Henny M Sembiring, di sela acara Hunting Foto Burung di Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Sabtu (24/7/2010) siang.

Lomba foto yang diikuti fotografer alam liar dari Jabodetabek tersebut diadakan Burung Indonesia untuk memperingati hari ulang tahunya yang ke-8. Burung Indonesia adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pelestarian burung liar Indonesia dan menjalin kemitraan dengan Bird Life International yang berkedudukan di Inggris.

Dari hasil pemantauan Burung Indonesia Juli ini, terpantau ada sekitar 50 jenis burung di Kebun Raya Bogor (KRB). Tahun 2006, masih ada 90 jenis burung yang terpantau.

“Kami masih belum punya data pasti, penyebab berkurangnya jenis burung di sini. Dugaan kami karena pakan burung di sini mulai berkurang akibat kawasan hijau di Kota Bogor berkurang dan kualitas air Sungai Ciliwung semakin menurun,” kata Henny.

Fahrul Paja Amama, humas Burung Indonesia, menambahkan, Dr Siti Nuramaliati, Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, yang melakukan penelitian burung di Kebun Raya Bogor, juga menyatakan berkurangnya jenis burung yang ada di KRB.

“Beliau juga mengatakan burung di KRB tinggal sekitar 50 jenis. Berdasarkan dokumentasi yang ada di LIPI pada tahun 1950-an, masih ada 150 jenis burung. Burung adalah indikator kualitas lingkungan. Kalau jenis burung makin berkurang, dapat diartikan kualitas lingkungan di sini semakin berkurang,” katanya.

Kepudang Kuduk Hitam

Di Indonesia, lanjut Fahrul, salah satu Negara Mega Bird Diversity. Dari sekitar 10.000 jenis burung di dunia, ada 1.599 jenis yang terdapat di Indonesia. Negara ini juga paling kaya dengan jenis burung endemik (hanya ada di Indonesia) yakni mencapai 353 jenis dari 1.599 jenis tersebut.

“Namun, jenis burung yang terancam punah pun cukup banyak, yakni mencapai 117 jenis. dan masuk dalam daftar merah IUCN.  Dari 117 jenis yang terancam ini, ada 17 jenis yang statusnya kritis, 30 jenis statusnya genting, dan 70 jenis statusnya rentan,” katanya.

Sementara itu, mengenai acara Hunting Foto Burung di KRB, pemenang utamanya akan medapat paket perjalanan hunting foto di Manggarai Barat, Flores, NTT, lengkap dengan akomodasinya, selama tiga hari dua malam. Salah seorang juri acara ini adalah Riza Marlon, salah seorang fotografer alam liar profesional.

Riza pada Oktober mendatang akan meluncurkan Indonesia, Nature and Wildlife, sebuah buku setebal 200 halaman yang berisi foto-foto satwa asli Indonesia di alam bebas atau habitat aslinya, hasil hunting foto Riza dari tahun 1990-an hingga 2010. Buku ini akan menjadi portfolio pertama tentang satwa liar di Indonesia karya anak bangsa sendiri.

Sumber: Kompas.com

One thought on “Kompas: Burung di Kebun Raya Tinggal 50 Jenis

  1. Kita mesti lebih rajin lagi nih jagain satwa di indonesia biar gk banyak yang hilang… tetap semangat ya mas nulisnya.. artikelnya bagus.. thanks
    salam kenal dari Nayla Nursafa Travel

    ##Salam kenal juga Nayla,.. Terima kasih atas kunjungan dan suportnya##

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s