Sang Dara dari Sembilang, Banyuasin

Kata orang kalau naik kapal cepat paling enak itu duduknya di belakang atau di tengah karena tidak mungkin terbanting-banting. Cara itu tidak mempan ketika perjalanan saya ke Taman Nasional Sembilang. Kapal cepat yang membawa rombongan kami itu benar-benar menyiksa bagian tubuh saya yang di sebut pantat. Bagaimana tidak, sepanjang perjalanan kapal yang terbuat dari kayu bermesin tempel 500pk itu seperti mobil yang berjalan di antara bebatuan dan polisi tidur.

Perjalanan mulai terasa enak ketika mendekati daerah roosting site burung-burung pantai dan burung air lainya. Saya pindah ke atap kapal supaya bisa mengabadikan jenis-jenis burung yang ada di kawasan itu. Burung Dara Laut (Tern) mulai terlihat. Beberapa mengekor di kapal kami. Mungkin tendangan baling2 kapal itu menggiring udang dan ikan2 kecil naik ke permukaan. 

Sang dara dari Sembilang itu terlihat putih bersih. Mulus. Sepertinya mereka rajin ke Spa untuk luluran jadinya tubuhnya tetap putih, Perawatanya rutin kalee ya,.. hehe,.. Nah lho,.. kok malah ngomongin yang suka ke spa,.. Memang pada umumnya burung Dara Laut itu tubuhnya putih hitam, putih abu-abu dan kuning pada paruh maupun kaki,..

Saya mungkin tidak seberuntung kawan-kawan peserta MOP ke-6 yang lain, terutama kawan-kawan delegasi dari luar negeri yang bisa dapet lebih banyak jenis burung dalam memory kamera mereka. Itu wajar, mereka bisa lebih dekat dengan lokasi burung-burung mencari makan dan istirahat. Lha saya cuma berdiam di kapal, panas-panasan. Panasnya bukan cuma kena matahari tapi kena kelakuan polisi-polisi dan polhut yang tidak mau ngertiin. Akhirnya saya dan kawan-kawan panitia lainya njagain makanan jatah para delegasi itu supaya ndak di makan sama pak pulisi – pulisi itu.

White-winged Tern ( Chelodinias leucoptera) merupakan jenis yang sangat umum. Setiap 30 menitan burung ini melintas di atas saya dan kawan-kawan. Jenis lainya adalah Common Tern (Sterna hirundo) dan Little Tern (Sterna albifrons). Sang dara cantik ini memang umum di kawasan Sunda Besar. Di beberapa tempat seperti TN Sembilang sang dara menjadi kawan setia nelayan pencari udang dan ikan-ikan kecil.

Taman Nasional Sembilang yang menyadang Kawasan Perlindungan International untuk Ramsar dan Flyway ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan baik kawasan maupun perlindungan species itu sendiri sehingga ke depan sang dara tetap akan jadi kawan setia para nelayan itu. Oia, cerita lainya mengenai perjalanan ini sudah saya ceritakan di artikel sebelumnya,..  

Dara Laut Biasa (Sterna hirundo)

=========================================

Dara Laut Biasa (Sterna hirundo)

 =========================================

Dara Laut Kecil (Sterna albifrons)

=========================================

Dara Laut Kecil (Sterna albifrons)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s