Elang – Ikan Kepala – Kelabu

 

 

Nama Indonesia : Elang – ikan Kepala – kelabu ¦ Ilmiah : Ichthyophaga ichthyaetus (Horsfield, 1821) ¦ English  : Grey-headed Fish-eagle

Deskripsi

Beruuran 66 – 77 cm. Rentang Sayap 140 – 175 cm. Tubuh berwarna abu – abu, coklat dan putih. Individu dewasa kepala dan leher abu – abu, dada coklat. Sayap dan punggung coklat gelap. Perut dan pangkal ekor putingm ujung ekor bergaris hitam. Pada individu remaja bagian atas coklat kekuningan, bagian bawah bercoret coklat dan putih, ekor coklat mengkilap dengan ujung bergaris hitam. Iris coklat sampai kuning, paruh dan sera abu – abu. tungkai tanpa bulu dan kaki putih sampai kuning.

Tampak pada saat terbang/ Photo by FrednMich.com 2005

 

Penyebaran

 

  • Di dunia tersebar mulai dari India, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, Filipina, Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapore, Brunei dan Indonesia.
  • Di Indonesia tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi.

Suara

Teriakan nyaring sengau “awh – awhrr” dalam rentetan yang khas.

Berbiak

Di Sumatera dan Kalimantan rata – rata antara bulan April – Agustus. Di Jawa diperkirakan antara bulan April – Juli. Sarang berukuran besar mencapai 1,5 cm. Bila digunakan terus menerus kedalaman sarang bisa mencapai 2 m. Sarang umumnya menggunakan pohon dengan ketinggian 8 – 30 m. Jumlah telur rata – rata 2 butir dengan masa pengeraman 28 – 30 hari.

Individu remaja tampak warna coklat terang/ Photo by birdingphuket.wordpress.com

Habitat

Mengunjungi daerah perairan, danau, sungai dan hutan rawa gambut. Di jawa diketahui menggunakan daerah pesisir sebagai habitat untuk berbiak. Memilih bertengger di dahan pohon dengan posisi di atas air sambil menunggu ikan yang naik ke permukaan.

Makanan

Makanan utamanaa adalah ikan, termasuk yang sudah mati. Kadang – kadang memakan reptilia, burung, ayam – ayaman dan mamalia kecil.

Kebiasaan dan Status Migrasi

Mengunjungi perairan, danau, sungai, dan rawa hutan. Menukik menerkam ian ketika terbang atau dari posisinya bertengger di pohon. Terbang berputar ketika udara panas mulai naik. Merupakan jenis penetap di Jawa dan Bali.

Status Keterancaman dan Perlindungan

Menghilangnya daerah lahan basah dan hutan dataran rendah yang menjadi habitatnya serta kondisi perairan yang tercemar menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan jenis ini.

Dilindungi Undang – undang No 5 Tahun 1990 dan PP 7 & 8 tahun 1999. Merupakan jenis yang mendekati keterancaman (Near Threatened By IUCN 2011.2).  Appendix II CITES.

 

 

 

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s