MoBuPi – Trisik 08 Sept 2013

MoBuPi (Monitoring Burung Pantai) merupakan kegiatan rutin pemantauan burung pantai migran. Kegiatan ini dilakukan secara sukarela baik individu, kelompok, maupun organisasi non pemerintah. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun yang saat ini masih dikordinir oleh Iwan Londo sebagai inisiator kegiatan ini. Di Yogyakarta kegiatan MoBuPi terpusat di Pantai Trisik, Kabupaten Kulonprogo. Lokasi tersebut menjadi lokasi primadona pengamat burung yang ada di jogja untuk mengamati burung – burung yang datang dari Asia Timur dan Erasia.

Kuntul Kerbaau (Bubulcus ibis) dengan tangkapanya. Seekor belut menjadi menu makan siangnya hari itu (08/09/13)

Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) dengan tangkapanya. Seekor belut menjadi menu makan siangnya hari itu (08/09/13)

Minggu lalu (08/09) saya pun ikut ambil bagian dari kegiatan tersebut. Berangkat dari jogja menuju kulonprogo mengendarai sibiru supri,. Hehe,. Bukan karena mau pindah haluan, tapi mempelajari sesuatu yang baru itu mengasikan. Dari burung pemangsa (elang) yang kebanyakan di pegunungan sekarang main di pantai yang sudah pasti panas. Tapi tak jadi masalah karena bukan saya saja yang panas – panasan melototin burung.

Cerek kernyut di petak sawah Trisik [08/09/13] dengan sisa bulu berbiak [warna bulu hitam].

Cerek kernyut di petak sawah Trisik [08/09/13] dengan sisa bulu berbiak [warna bulu hitam].

Asiknya di trisik burung – burung itu tak hanya di Pantai, akan tetapi kita bisa melihat burung – burung itu di sawah yang belum ditanam padi. Kita bisa melihat Kuntul Kerbau yang asik ngikutin Pak Tani yang sedang membajak sawah, Trinil Semak, Kedidi Golgol, Trinil Kaki Hijau dan Cerek Kernyut mencari makan dan bermain bahkan mandi di sawah yang ada di kanan kiri jalan menuju pantai.

Pada mobupi waktu itu tak hanya para pengamat burung dari jogja tapi ada beberapa teman – teman muda yang masih fresh dari SMA N 1 Klaten yang ikut pengamatan. Mereka yang masih muda – muda itu ikut berangkat ke trisik tentunya bukan atas kehendak sendiri. Mereka datang karena memenuhi undangan kawan Bionic, Prajawan, yang kebetulan sedang PPL ngajar di SMA tersebut. Tapi pengamatan bareng yang muda – muda itu cuma sampai setengah duabelas karena mereka harus kembali ke Klaten.

anggota PPBj dari KPB Bionic UNY beserta beberapa murid SMA N 1 Klaten (08/09/13)

anggota PPBj dari KPB Bionic UNY beserta beberapa murid SMA N 1 Klaten (08/09/13)

Nah, ada yang asik ketika pengamatan sore hari. Kukuh brewok, Mas Kir penjaga MIPA UNY, Abid yang muda juga, Shaim sang mahaguru melakukan tiarap menghadang Cerek Pasir Besar, Trinil Pembalik Batu, Kedidi Leher Merah, Cerek Jawa, Cerek Mongolia dan beberapa jenis lain masuk ke memory kamera mereka. Aku, emoh,. gak gowo ganti cah!!,.. Saya memilih ngesot, jongkok sambil sedikit demi sedikit bergeser mendekat ke para tamu delta tisik/progo itu.

Perbadindingan antara Cerek Jawa [kiri] vs Cerek Pasir Besar [kanan].08/09/13

Perbadindingan antara Cerek Jawa [kiri] vs Cerek Pasir Besar [kanan].08/09/13

 

Berikut catatan pengamatan Minggu asik itu;

  1. Kedidi Leher Merah
  2. Kedidi Merah
  3. Kedidi Putih
  4. Kedidi Jari Panjang
  5. Trinil Pantai
  6. Trinil Kaki Hijau
  7. Trinil Pembalik Batu
  8. Cerek Jawa
  9. Cerek Kalung Kecil
  10. Cerek Pasir Besar
  11. Cerek Kernyut
  12. Biru-laut Ekor-blorok
Kedidi Leher Merah atau dalam bahasa inggrisnya Red Necked Stint ini lumayan banyak minggu [08/09/13] di Delta Progo, Trisik, Kulon Progo.

Kedidi Leher Merah atau dalam bahasa inggrisnya Red Necked Stint ini lumayan banyak minggu [08/09/13] di Delta Progo, Trisik, Kulon Progo.

Kedidi leher merah bisa dibilang lumayan bersahabat. Saya ndak harus tuh sampai tiarap-tiarap macam Kukuh, Shaim, Abid dan Mas Kir yang ngejar Cerek Pasir Besar dan Trinil Pembalik Batu.

Kedidi Putih (Calidris alba) pun mulai berdatangan di Delta Progo, Trisik dan Pandansimo,.. satu individu paling kiri depan Kedidi Leher Merah

Kedidi Putih (Calidris alba) pun mulai berdatangan di Delta Progo, Trisik dan Pandansimo,.. satu individu paling kiri depan Kedidi Leher Merah

Rombongan Kedidi Putih juga baru mulai berdatangan. Kedidi putih jenis burung yang pecicilan ndak mau diam dan cukup bikin saya yang menggunakan kamera digital prosumer ini kewalahan.

Perbandingan antara Kedidi Leher Merah [kiri] vs Cerek Pasir Besar [kanan]

Perbandingan antara Kedidi Leher Merah [kiri] vs Cerek Pasir Besar [kanan]

 

Ternyata benar adanya kalau kedidi leher merah cukup kecil jika dibandingkan dengan jenis – jenis cerek seperti cerek pasir besar dan cerek jawa. Hari itu tidak seberuntung kawan – kawan yang bisa dapet trinil pembalik batu dan Birulaut Ekor-blorok.

2 thoughts on “MoBuPi – Trisik 08 Sept 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s