Kakatua Abbotti dan Teman-temannya

Menyambung dua postingan saya terkait lawatan saya ke Pulau Masakambing, dan Kisah ketika di Masakambing, ini bisa dibilang sebuah suplement untuk dua postingan itu. Beberapa foto Kakatua-kecil Jambul-kuning (Cacatua sulphurea abbotti) dan burung lain yang sempat terdokumentasikan.

Untuk Kakatua-kecil Jambul-kuning (Cacatua sulphurea abbotti) adalah Bintangnya pulua masakambing. Karena mereka lah saya dan kawan – kawan bisa sampai di pulau itu.

Kemudian yang tak kalah menarik adalah jenis Kacamata Laut (Zosterops chloris) ini populasinya bisa dibilang sangat banyak. Mereka mudah terlihat, apalagi di pohon – pohon yang sedang berbuah.

Elang tikus_masakambing_2014

Elang Tikus memangsa Tikus kebun. 09.10.2014

Lagi, di masakambing juga dapat dijumpai beberapa jenis Burung Pemangsa seperti Sikepmadu Asia (Pernis ptilorhyncus) ras orientalis, pengunjung musim dingin di kawsan Sunda Besar. Kemudian raptor penetap seperti Elang Tikus (Elanus caeruleus) yang terpantau sedang memangsa Tikus Kebun (foto atas).

Individu muda Sikepmadu Asia yang terpantau di Masakambing. 10.10.2014

Individu muda Sikepmadu Asia yang terpantau di Masakambing. 10.10.2014

Keskes adalah nama lokal untuk burung Cekakak Sungai (Halcyon chloris) yang bisa dijumpai di tiap sudut Masakambing. Bahkan jenis ini bisa dibilang padat juga populasinya. Selain jumlahya banyak, mereka pun tidak begitu sensitif.

Sepasang, 8.10.2014

Sepasang, 8.10.2014

Oia, saya lupa, harusnya foto di bawah ini menjadi foto pembuka. Mengapa demikian? karena foto ini merupakan foto pertama saya untuk jenis Kehicap Ranting (Hypothymis azurea). Foto ini saya peroleh di hari pertama masuk masakambing. Sore hari menuju tambak kering.

Black-naped Mornach, nama lain Kehicap Ranting. 7.10.2014

Black-naped Mornach, nama lain Kehicap Ranting. 7.10.2014

Oke, yang terakhir adalah jenis burung pantai yang saya dan kawan – kawan temukan di masakambing. Diluar perkiraan kami. Dari daratan Jawa kami berharap menemukan ratusan bahkan ribuan burung pantai yang transit di masakambing. Tapi cerita itu berubah begitu drastis. Hanya beberapa individu saja yang teramati.

Cerek Besar (Pluvialis squatarola) 08.10.2014

Cerek Besar (Pluvialis squatarola) 08.10.2014

Hanya Cerek Besar (Pluvialis squatarola) yang bisa saya foto. Sisanya seperti Cerek Pasir Besar, Trinil Pembalik Batu, Gajahan Pengala itu hanya sebagai catatan tambahan saja. Selain jauh mereka juga lebih sensitif.

So, mungkin itu saja yang dapat saya share dengan kalian – kalian semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s