Jalak Tunggir Merah Nol Kilometer Yogyakarta

Dia adalah Jalak Tunggir Merah (Scissirostrum dubium) atau dalam bahasa inggris Grosbeak Starling. Burung ini merupakan jenis burung endemik. Burung yang hanya ada di Kep. Sulawesi dan tidak ada di daerah lain di Indonesia. Namun demikian, banyaknya penangkapan burung untuk diperdagangkan membawa jenis ini sampai ke Pulau Jawa. Perdaganganlah yang membawa burung ini sampai ke Jogja.

Awal bulan Juni ini tepatnya tanggal 2/06/15 saya pengamatan pagi di kawasan 0 Kilometer, Yogyakarta. Saya bilang, saya mau lihat Jalak tunggir merah siapa tau ada di pohon beringin (Ficus sp) yang ada di depan Gedung Agung. Dan, sepertinya nasib baik sedang berpihak pada saya. Satu burung sedang mencari makan.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_1

Burungnya tak mau diam, aktif bergerak menyingkap dedaunan mencari serangga yang menjadi santapan dia. Saya coba perhatikan pohon yang lain dan sisi yang lain berharap lihat lebih dari satu. Tahun 2014 menurut info dari kawan-kawan ada sekitar 4 individu  yang mencari makan di lokasi itu. Tambah dua dari tahun 2012.

Tidak ada individu yang lain. Burung ini sendirian mencari makan. Saya tidak tau bagaimana kondisi yang lain. Apesnya tu burung ya ketangkep warga trus dikandangi lagi,. hehe.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_5

Sebagai orang awam akan bilang bahwa jenis ini bagus dan menarik. Masalah dampak terhadap burung – burung asli di jogja kita tidak akan pernah tahu. Atau kita anggap saja statusnya sama seperti burung – burung yang bermigrasi, cuma bedanya yang ini datang karena campur tangan manusia, bukan secara alamiah.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_2

Tahun 2010 burung ini pernah dibahas di seminar nasional Perhimpunan Ornithologi Indonesia (Indonesian Ornithology’s Union) atau IdoU di Bogor. Sebuah studi di kawasan Panaruban dan sekitar Tangkuban Perahu (kalau saya tak salah ingat) menyebutkan bahwa jenis ini sudah semakin banyak dan membutuhkan penanganan serius mengingat jenis ini dikhawatirkan berdampak buruk terhadap jenis jalak yang ada di Jawa. Berbagai tanggapan muncul lah pada saat itu. Dari semua tanggapan yang masuk, hampir 90% menyarankan burung ini ditangkap dan di musnahkan. Itu cara yang paling mungkin untuk jenis – jenis asing atau alien species.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_3

Well, ini hanya sebagian kecil saja jenis-jenis asing yang bisa terdokumentasikan dan bisa di share. Di tempat lain selain jogja dan jawa pada umumnya bisa jadi ada banyak jenis yang sudah semakin banyak tapi tidak ada yang memperhatikan.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_4

Nah, foto yang di bawah ini adalah foto tahun 2012 lalu. Foto pertama kali saya motret jalak tunggir merah di nol kilometer. Ada dua dan mereka bisa bercanda seperti itu.

Jalak tunggir merah_ 0 KM_2012

Dan sialnya, jadi burung di indonesia itu nasibnya sangat jelek. Lha bagaimana gak bernasib jelek, meleng dikit ada orang bawa bedil. Bagi burung yang gak pinter terbang dan pinter menghindar ya bakalan mati sebelum kenyang. Sama juga si tunggir merah ini, kalau di nol kilometer sekarang hanya sisa satu ekor bisa jadi yang lain itu sedang bernasib buruk, kena tembak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s