‘NgaBur’ di Awal Tahun

Ngabur alias Ngamatin Burung di awal tahun itu biasa dilakukan di Yogyakrta. Seperti biasa, awal tahun baru di Yogyakarta dimanfaatkan oleh Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ) berkumpul dan melakukan pengamatan burung bersama yang dinamakan JBW atau Jogja Bird Walk. Di awal tahun 2016 pengamatan burung dilakukan di desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Selain melakukan pengamatan burung, juga dilakukan pemasangan sign boar burung-burung yang ditemukan di jatimulyo sebagai media informasi desa wisata dan upaya konservasi burung di desa tersebut.

Saya bersama Istri (Sitta) kebetulan hanya ikut dihari kedua yakni tanggal 1 Januari 2016, mengawali tahun di 2016 dengan pengamatan burung. Satu jam perjalanan dari rumah kami di Senik, Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kulon Progo ke desa jatimulyo. Khas jalanan di perbukitan menoreh, naik turun dan berkelok. Kalau kita tiba-tiba ketemu jalan berbelok langsung nanjak di Yogyakarta ya di Menoreh.

Di lokasi, saya, sitta dan Mas Kir mengawali pengamatan dari Balai Desa Jatimulyo ke belakang. Menyusuri jalan setapak pedesaan. Suasananya asri, tenang, tapi suara burung begitu riuh. Berbeda dengan tempat lain di Jogja yang sudah saya kunjungi sejak 2010 sampai sekarang saya menjadi warga Jogja ya baru di Jatimulyo. Burungnya di jatimulyo cukup mudah kita jumpai. Mungkin itu imbas dari minimnya perburuan burung di Jatimulyo.

Ditengah perjalanan pengamatan kami bertemu dengan kelompok (entah kelompok berapa) yang disitu ada Wahab, Aghnan dan Ajeng dari Bionic. Kebetulan kami bertiga sedang mengamati Cabai Bunga-api (Dicaeum trigonostigma) yang sedang asik menyesap nira kelapa (Cocos nucifera). Tak hanya cabai bung-api, dilokasi itu kami juga ketemu Cinenen Pisang (Orthotomus sutorius) yang asik bercanda dengan pasangannya (anggap saja berpasangan) di pohon Mahoni  (Swietenia mahagoni). Pijantung Gunung (Arachnothera affinis) juga telihat sedang menyesap nira kelapa yang jaraknya dari kami sekitar 30 meter. Beberapa jenis burung lain juga kami temukan dalam perjalanan kembali ke balai desa seperti Kehicap Ranting (Hypothymis azurea), Cucak Kuning (Pycnonotus melanicterus) yang ras jawa, dan Walik Kembang (Ptilinopus melanospila).

Pengamatan diakhiri sekitar pukul 11.00 wib dilanjutkan makan siang, sholat jum’at dan diskusi. Diskusi biasa dilakukan diakhir kegiatan Jogja Bird Walk supaya bisa saling sharing hasil pengamatan oleh masing-masing kelompok.

Cabai Bunga-api_Jatimulyo_1

Cabai bunga-api, Jantan/ 1/01/2016

Berikut jenis burung yang kami temukan di awal tahun 2016 di Desa Jatimulyo:

  1. Elang Hitam /Black Eagle
  2. Tekukur Biasa /Spotted Dove
  3. Walik Kembang  /Black-naped Fruit-Dove
  4. Wiwik Kelabu /Plaintive Cuckoo
  5. Walet Linchi /Cave Swiftlet
  6. Cekakak Jawa /Javan Kingfisher
  7. Caladi Tilik/Sunda Woodpecker
  8. Jingjing Batu/Black-winged Flycatcher-shrike
  9. Cipoh Kacat/Common Iora
  10. Cucak Kuning/Black-crested Bulbul
  11. Merbah Cerucuk/Yellow-vented Bulbul
  12. Cinenen Pisang/Common Tailorbird
  13. Ciungair Coreng/Pin-striped Tit-Babbler
  14. Pelanduk Topi Hitam/Black-capped Babbler
  15. Pelanduk Semak/Horsfield’s Babbler
  16. Cabai Bunga-api/Orange-bellied Flowerpecker
  17. Burungmadu Kelapa/Plain-throated Sunbird (Brown-throated)
  18. Burungmadu Sriganti/Olive-backed Sunbird
  19. Burungmadu Jawa/Javan Sunbird
  20. Pijantung Kecil/Little Spiderhunter
  21. Pijantung Gunung/Streaky-breasted Spiderhunter

Pengamatan ditutup dengan jalan-jalan dilanjut dengan makan duren.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s