Ciung-batu Jawa, Javan Whistling Thrush, Myophonus glaucinus

Burung Ciung-batu Jawa (Myophonus glaucinus) ini juga sering disebut dengan nama Burung Cacing. Mungkin nama ciung cacing merujuk pada kebiasaan atau kecenderungan perilaku makan dari burung ini yang sangat menyukai cacing. Saya sering menjumpai burung ini berada di lantai hutan mematuk dan membalik serasah daun untuk seekor cacing dan serangga. Meskipun sampai saat ini catatan jenis makanan yang telah terdokumentasi berupa katak, jangkrik, kumbang, siput, kutu kayu dan buah (Burungnesia Reborn 2016). Continue reading

Javan Banded Pitta, Akhirnya dapat juga

Akhirnya bisa ketemu juga dengan salah satu primadona di Erek-erek Jungle Park Ijen. Paok Pancawarna (Hydrornis guajanus) atau Javan Banded Pitta. Burung ini merupakan burung yang sering menjadi target selain Puyuh Gonggong yang ada di lokasi itu. Warna dan bentuknya yang unik ditambah endemisitasnya yang hanya ditemukan di Jawa dan Bali saja, dia menjadi buruan pengamat burung baik nasional maupun internasional. Continue reading

Barred Eagle-owl | Bubo sumatranus Raffless, 1822

Burung ini merupakan jenis Burung Hantu berukuran besar sekitar 45 centimeter. Burung hantu dengan nama Beluk Jampuk ini memiliki nama latin Bubo sumatranus Raffless, 1822. Burung yang aktif di malam hari (nocturnal) akan tetapi sering dijumpai disiang hari. Di pohon tempat tidurnya.

beluk jampuk_KS_1

Bubo sumatranus strepitans juvenile ini difoto di kawasan Menoreh, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta pada bulan Agustus 2017

Burung yang tersebar mulai dari Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatera, Bangka, Jawa, dan Bali ini terdiri dari 2 sub-spesies atau anak jenis dengan daerah persebaran sebagai berikut: Continue reading