Video – Red-necked Stint

Kedidi Leher Merah (Calidris ruficollis) merupakan burung pantai yang umum di Delta Progo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap musim migrasi antara September hingga Desember mereka memanfaatkan hamparan pasir muara sungai progo untuk mencari makan. Ini sudah terjadi bertahun – tahun bahkan berpuluh tahun. Burung kecil, penerbang ulung dari Siberia dan Alaska ini singgah di Delta Progo sebelum melanjutkan pengembaraannya.

Video ini merupakan dokumentasi yang saya ambil tanggal 10 November 2014 ketika sekelompok kedidi leher merah sedang memanfaatkan genangan air untuk mandi.

Video – Great Knot

Namanya Kedidi Besar, begitu kita di Indonesia memberinya nama. Secara umum masyarakat dunia menyebutnya Great Knot atau Calidris tenuirostris dalam penamaan ilmiah. Sebenarnya saya sudah posting tentang burung ini di postingan saya sebelumnya, jadi saya tidak akan panjang lebar dongengi njenengan. Burung pantai yang terbang sekitar 4000 kilometer dari Chongming Cina ini mampir sementara di Delta sungai Progo, Trisik, Kabupaten Kulon Progo untuk mencari makan sebelum kembali melanjutkan pengembaraanya ke belahan bumi selatan.

Jika sebelumnya saya posting fotonya di sini, nah yang ini adalah Videonya. Selamat menonton!!

Trisik. 30 August 2014

Video – Javan Hawk-eagle [West Java]

Elang Jawa Nisaetus bartelsi atau Javan Hawk – eagle merupakan burung pemangsa yang memiliki karisma yang begitu luar biasa. Bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir jenis ini menjadi target foto para fotografer satwaliar. Mengapa demikian? karean elang jawa adalah Garuda. Pada era pemerintahan Presiden Soeharto elang jawa ditetapkan sebagai Satwa Nasional Lambang Negara karena kemiripannya dengan lambang negara kita, Garuda.

Ini merupakan dokumentasi sewaktu berkegiatan di Jawa Barat. Sengaja mengunjungi lokasi ini untuk mengamati perilakunya, juga mendapatkan dokumentasinya. Individu ini kalau boleh saya bilang tidak aman. Satu pasang elang jawa tinggal di hutan desa yang tinggal sedikit saja kondisi ‘hutan’ yang masih bagus. Sisanya tanaman Jati Kebon.

Bertahan hidup diluar kawasan konservasi seperti mendapatkan deskriminasi status. Meskipun status konservasinya banyak dilndungi Peraturan Pemerintah, Undang – undang dan Surat Keputusan Presiden, kalau hidupnya diluar kawasan konservasi nasibnya akan sama dengan jenis burung yang lain. Tidak terlalu mendapat perhatian dari pemerintah karena statusnya diluar kawasan.

Pergerakan dan perilakunya sudah terpetakan. Bertengger pada pohon ini antara pukul 10:00 wib – 12:00 wib. Selebihnya tidak bisa menjamin kalau si elang akan bertengger di dahan itu.

Setelah dua bulan tidak kembali ke tempat itu lagi saya dapat kabar kalau mereka sudah punya anak dan anaknya pun sudah keluar dari sarang. Semoga tetap terjaga kelestariannya!!

Salam Raptor..