
Capungjarum mata jingga Pra-dewasa
Capung jarum atau Kinjeng Dom atau Itik sebutan di daerahku ternyata jenisnya buanyak, akeh. Jenis capung dengan ukuran kecil – kecil ini memang mempunya ragam warna yang sangat menarik. Tapi, dari kecantikan – kecantikan itu masih banyak tersimpan misteri yang belum terkuak. Misalkan untuk jenis – jenis dari Genus Drepanosticta yang ada di Indonesia menurut badan konvensi dunia untuk konservasi (IUCN Redlist) ternyata hampir semua Data Deficient. Artinya, tidak ada catatan yang jelas mengenai jenis tersebut dikarenakan minimnya penelitian di Indonesia. Kemudian, selain drepa itu tadi ternyata masih banyak jenis – jenis yang menjadi misteri.
Di halaman ini saya akan mencoba untuk mengumpulkan dokumentasi – dokumentasi yang terkait capungjarum yang saya temukan sepanjang perjalanan saya,.
===============================================================
- Capungjarum hantu kaki-kuning(Copera marginipes) – Palagan, Jogja
- Capungjarum muka-jingga(Peseudagrion rubriceps)- Jogja
- Capungbatu Merah (Rhinocypha fenestrata) – Ceheng, Sumbang, Banyumas-1
- Coeliccia membranipes, (Rambur, 1842)- Loji, Gn. Salak, Jawa Barat
- Capungjarum centil (Agriocnemis femina ) – Wonosadi, Gunung Kidul, Yogyakarta
- Pseudagrion pilidorsum Brauer, 1868 – Baluran, Jawa Timur
- Lestes concinnus Hagen in Selys, 1862 – Baluran, Jawa Timur
- Drepanosticta spatulifera (Lieftnick, 1929) – Curug Cipendok, Banyumas, Jawa Tengah
- Drepanosticta sundana Kruger, 1898 – Curug Ceheng, Banyumas, Jawa Tengah
- Drepaosticta gazella Lieftinck, 1929 – Curug Ceheng, Banyumas, Jawa Tengah
- Drepanosticta sundana Kruger, 1898 – Cibeureum, Kuningan, Jawa Barat. [Mating/Kawin]
- Capungbatu merah-jambu/ Rhinocypha fenestrata (Burmeister,1839) – Cibeureum, Kuningan, Jawa Barat