Barred Eagle-owl | Bubo sumatranus Raffless, 1822

Burung ini merupakan jenis Burung Hantu berukuran besar sekitar 45 centimeter. Burung hantu dengan nama Beluk Jampuk ini memiliki nama latin Bubo sumatranus Raffless, 1822. Burung yang aktif di malam hari (nocturnal) akan tetapi sering dijumpai disiang hari. Di pohon tempat tidurnya.

beluk jampuk_KS_1

Bubo sumatranus strepitans juvenile ini difoto di kawasan Menoreh, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta pada bulan Agustus 2017

Burung yang tersebar mulai dari Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatera, Bangka, Jawa, dan Bali ini terdiri dari 2 sub-spesies atau anak jenis dengan daerah persebaran sebagai berikut: Continue reading

Ada burung di 0 KM Yogyakarta

Rutinitas saya ke Jogja setiap satu bulan sekali seperti sudah kembali kerumah kedua saya. 0 KM adalah lokasi yang pasti saya lewati ketika saya berada di Jogja. KM 0 selain ada Bank Indonesia, Benteng Vredeburgh, Kantor Pos Indonesia, ada juga burung – burung yang memenuhi langit KM 0 antara bulan Oktober – November. Mengapa demikian? karena KM 0 merupakan lokasi persinggahan beberapa jenis burungĀ  yang sedang melakukan Migrasi. Namun demikian, selain burung migran dilokasi tersebut juga ada burung-burung yang sangat umum disekitar kita.

1. Jalak Cina (Sturnus sturninus); merupakan burung pendatang/migran yang datang setiap tahun ke KM 0 untuk menumpang istirahat di pohon – pohon Ficus ssp yang ada di pekarangan Istana Negara.

Jumlahnya tidak sedikit. Ribuan bahkan puluhan ribu burung jalak cina yang memanfaatkan pohon – pohon Ficus ssp di 0 KM

Continue reading