Yogyakarta – Capungsambar senja [ Tholymis tillarga ]

Capung berikutnya adalah Capungsambar senja. Kenapa dikasih nama Capungsambar senja? Jawabannya adalah karena jenis ini merupakan capung yang sangat aktif terbang pada sore hari menjelang petang. Siang hari mereka gunakan untuk istirahat. Berteduh di bawah daun pepohonan yang ada di sekitar kolam air yang menjadi habitat mereka.

Atas jasa saudara Joko Setiyono alias Akbar Zaka alias Jack alias Joko (koyo teroris akeh aliase),. Sepulang kami dari Wonosadi cek Elang Brontok yang dilepasliarkan tanggal 3 Oktober lalu. Penasaran dengan Capungtombak loreng [Ictinogomphus decoratus] dibawanya saya ke kolam dekat markas Biolaska yang katanya banyak jenis capung itu meskipun hasilnya nihil. Tapi tak jadi masalah toh dapet dua jenis baru salah satunya jenis ini dan satu lagi Rhodothemis rufa .

Jantan

Jantan

Betina

Betina

 

Trisik – Red-necked Stint

Ini juga masih hasil hunting tanggal 12 Oktober 2013 lalu bersama mereka yang saya sebutkan di Postingan sebelumnya [Trisik – Little Ringed Plover]. Ternyata yang ini malah sudah benar – benar tidak takut dengan manusia. Bener-bener bisa sedekat mungkin dengan catatan kita tiarap. Pokoknya dijamin puas motret Kedidi Leher Merah ini.

Nama Indonesianya Kedidi Leher Merah dengan nama inggris Red-necked Stint atau Calidris ruficollis nama ilmiahnya.

Kedidi Leher Merah-aap-5 Kedidi Leher Merah-aap-4 Kedidi Leher Merah-aap-2 Kedidi Leher Merah-aap-3

Trisik – Little Ringed Plover

Lumayan lah masih bisa dapet beberapa frame jadi gak sia – sia tiarap panas – panasan di Delta Pantai Pandansimo. Ini hasil hunting tanggal 12 Oktober 2013 lalu bareng bro Uup, Prast, Arif “sarno” dan Cak Boeset yang gak kuat panas dan memilih ngadem di bawah pohon kelapa. 😀

Namanya Cerek Kalung Kecil, Little Ringed Plover atau dalam nama ilmiahnya Charadrius dubius ini merupakan burung migran yang rutin datang ke Pantai Trisik, Kulon Progo, Yogyakarta. Di sana mereka mencari makan dan menggemukan badan sebelum melanjutkan penerbangan mereka ke lokasi akhir dimana mereka akan menghabiskan musim dingin di Australia atau mungkin di Selandia Baru. Tahun lalu saya lihat jenis ini hanya 4 ekor di Laguna Trisik. Tapi sayang lagunanya sekarang sudah menjadi tambak.

Cerek Kalung Kecil-Trisik-aap-1 Cerek Kalung Kecil-Trisik-aap-2

Anggrek – Leafless Cystorchis [ Cystorchis aphylla Ridl. 1896 ]

Leafless Cystorchis, itu nama yang saya temukan ketika tanya ke mbah gugel. Anggrek saprofit yang saya temukan di jalur wisata Goa Jepang, Taman Nasional Gunung Merapi, Kaliurang, Yogyakarta. Ada tiga individu yang saya temukan sepanjang jalur yang rame dilalui pengunjung, apalagi pas weekend (akhir pekan). Bagi pengunjung mungkin tidak akan melirik bunga ini sebagai anggrek. Lha wong saya saja awalnya ada yang memberitahu kok kalau itu anggrek.

Ukuran bunga kira-kira sekitar 4mm, kecil memang. Meski kecil tetap apik kalau sudah jadi foto,.

Maaf, bukan sedang ngledekin,memang tampak seperti nglewehin, lidahnya keluar,.  Photo Close-up [19/09/13]

Maaf, bukan sedang ngledekin,memang tampak seperti nglewehin, lidahnya keluar,.
Photo Close-up [19/09/13]

Akan lebih bagus lagi kalau menggunakan lensa macro sungguhan pada saat pendokumentasian,.

Foto utuh, batang plus bunga [19/09/13]

Foto utuh, batang plus bunga [19/09/13]

Untuk mengetahui berapa ukuran tingginya harusnya sih bawa penggaris, jadi kita bisa memastikan ukuran tingginya seberapa. Sayangnya pas motret ndak ada yang bawa penggaris,.

Kondisi bunga yang sudah layu,. [19/09/13]

Kondisi bunga yang sudah layu,. [19/09/13]

Kondisi bunga yang sudah layu. Ini saya temukan sekitar 2 minggu masa berbunga,.

Pendokumentasian [19/09/13]

Pendokumentasian [19/09/13]

Ini dua kawan, Wahab & Tika, yang sedang mencoba nge-macro-in si aphylla,. Saya lupa kapan mulai suka ikut motret anggrek dan itu seperti menjadi sebuah candu. Mata jelalatan kalau jalan di hutan, nunduk, pecicilan kanan – kiri, berharap ada chibi yang berbunga. [AAP- 29/09/13]

Changeable Hawk-eagle, dark morph [ 1 ]

Amazing!!,. Target hari ini [28/09/13] tercapai meskipun hasilnya belum maksimal. Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) dark morph berhasil terdokumentasi meskipun masih harus dilakukan pengulangan. Tapi, paling tidak species ini sudah diamankan terlebih dahulu.

Dark morph-1a

Dark morph-1a

Meskipun sempat terlewatkan padahal jaranknya sangat dekat dengan kami [saya, wahab & gentur] yang asik mengamati Anggrek yang sudah layu. Asik ngamatin anggrek si bronti yang ada di belakang kami benar-benar terlewatkan. Alhamdulillah, keberuntungan masih ada pada kami,. Bronti ndak lama dan ndak jauh-jauh pindah pohon bertengger. Dia bersuara seperti memanggil yang diikuti dengan 2 bronti lain yang soaring (terbang berputar) diatas pohon dia bertengger.

-Individunya sama-

-Individunya sama-

Ini merupakan foto pertama saya untuk Elang Brontok dengan ciri morphologi yang gelap [dark morph]. Meskipun dalam pelaksanaan eksekusinya bulu kuduk ndak berhenti terasa “ser ser”,.. Benar kata sesepuh Dusun Duren megenai Hutan Adat Wonosadi.

BIRD: Greater Sand Plover (Charadrius leschenaultii)

Sebenarnya ini koleksi lama yang belum sempat saya posting di blog ini. Hanya beberapa yang saya posting untuk keperluan informasi Monitoring Burung Pantai Indonesia(MoBuPi). Saya ingat betul waktu motret ini sambil tiarap di Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta. Kamera Prosumer Canon Powershot SX40HS yang responya agak lambat malah dperparah pemulung yang mondar-mandir depan saya. hadeeeehhh,.. Karena selain respon yang lambat burung dengan nama Indonesia Cerek Pasir Besar ini memang aktif lari kesana kemari mengejar sejenis anak kepiting yang menjadi makanannya. Dari sekian banyak jepretan dari kamera kelas cangkir berikut yang saya sajikan :

Cerek Pasir Besar – Lokasi: Pantai Trisik, Kulon Progo, Yogyakarta. 27 November 2012

Asman Adi Purwanto 212

Asman Adi Purwanto 212

Continue reading