Pied Fantail/ Rhipidura javanica (Sparrman, 1788)

Nama indonesianya burung yang terbilang sangat aktif ini adalah Kipasan Belang. Burung berukuran sekitar 19 cm ini ternyata emang bener aktif, ndak mau diam.  Saya motret burung ini di kawasan Kawah Ijen, ndak sengaja nyari sih. Lagi duduk-duduk di pinggir jalan sama teman-teman dari Malang si belang ini nongol.

Nama Indonesia : Kipasan Belang – Nama Ilmiah : Rhipidura javanica (Sparrman, 1788)

Lokasi: Paltuding, Ijen

Lokasi: Paltuding, Ijen

Continue reading

Menemukan Keunikan Fauna di Way Rilau

Rangkong Badak, Burung yang umum ditemukan di Way Rilau

Paok Sintau (Pitta caerulea) –burung yang John MacKinnon amati sekali dalam kurun satu abad terakhir — akhirnya saya temukan!

Hutan Way Rilau, Lampung mengajak saya kembali di medio 2011. Sebelumnya pada tahun 2010 pada bulan mei saya telah bertandang dengan tujuan yang sama dengan sekarang, yaitu survei untuk persiapan pelepasliaran Beruk (Macaca nemestrina). Hutan Way Rilau –atau kebanyakan orang menyebutnya Hutan Batutegi– memiliki luas 42.040 hektare dan merupakan water catchment area. Bendungan Batutegi yang dibangun pada 1995-2003 berada di antara perkebunan kopi dan lada.

Saat tim tidak sedang monitoring, saya pun tak membuang waktu begitu saja. Dengan modal binokular, pengamatan burung menjadi kegiatan yang membuat saya selalu tertarik untuk  menjelajah hutan yang dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Pada hari pertama sekitar pukul 7.00 WIB, sebelum memulai aktivitas pengumpulan data pendukung untuk keperluan pelepasliaran Beruk, saya mulai pengamatan. Dalam perjalanan menuju lokasi Camp Bantuan ada satu burung yang menghabiskan banyak waktunya di lantai hutan. Continue reading

Bertemu Burung Migrant di Panaitan (Part 2-Habis)

 

Panaitan

Setelah berkegiatan di Blok Ciharashas, kami kembali ke Legon Butun untuk melakukan kegiatan survei di blok yang lain. Selama beberapa hari istirahat di Legon Butun untuk mengisi kekosongan waktu, saya mencoba untuk mencari jenis burung migran. Tentu saja dengan perlengkapan, seperti binokuler, monokuler dan kamera digital dengan pembesaran optical zoom tiga kali. Yang menarik perhatian saya adalah info dari salah satu petugas taman nasional. Ia menjumpai ratusan burung yang berbeda jenis berkumpul di Muara Cibariang!  “Pasti burung pantai migran, tuh Pak!” kata saya yakin. Continue reading

Kebersamaan dalam “Gathering Burung Nusantara”

Diskusi Bersama Pemilik Villa Botani

Jalanan naik turun itulah ciri khas jalanan di Lembah Salak. Cuaca sedikit kurang meyakinkan pada saat itu. Langit sudah menampakan warna kelabu yang berganti dengan gelap. Langit yang kelabu pun akirnya tak tahan lagi untuk menumpahkan airnya.

Gerimis mengiringi perjalanan saya dan Adhy”batak”Maruly menuju sebuah bangunan di Lembah Salak. Villa Botani. Sebuah tempat di Lembah salak dengan luas 5Ha ini dikelola oleh warga negara asing kebangsaan Amerika bernama Alex Korns.

Jalanan berbatu mulai nampak ketika sepeda motorku berbelok mengikuti penunjuk arah dengan tulisan “Villa Botani”. Continue reading