Video – Javan Hawk-eagle

Dokumentasi satwaliar melalui fotografi maupun video saat ini sudah umum dilakukan. Hal tersebut dapat membantu kita dala hal identifikasi dan mempelajari perilaku satwaliar itu sendiri. Video ini merupakan dokumentasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di salah satu gunung yang ada di Pulau Jawa. Maaf ye,. saya tidak mau sebutkan lokasinya. Takutnya ada pihak – pihak yang nekat buat menculiknya,..  😀

Meskipun kualitas gambarnya kurang bagus, karena salah setting, tidaklah jadi masalah bagi saya. Toh identitas elang jawa-nya masih kelihatan. Sumonggo di penthelengi,..

Cophyright by Asman A. Purwanto

Kuningan – Javan Hawk Eagle

Kuningan, 20.3.214 – Harta karun itu terkadang tempatnya tidak terduga. Bisa jadi ada di bawah tempat kita duduk. Begitu juga si Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) ini. Bertahan di Hutan Desa yang hanya tinggal sisa di ujung bukit (puncaknya) saja. Sekelilingnya sudah jadi kebun Jati Kebon (Jabon). Satu jam perjalanan dari Desa dengan jalan kaki, berhenti tiga kali menyeimbangkan nafas. Lama tidak pernah naik – naik sekalinya jalan langsung nanjak, dada terasa sempit. Hehe,. Ya begitulah sekelumit story di balik dua foto di bawah ini. Rasanya mau pingsan dan Ian cuma bilang ” Masih di belakang bukit ini”,.. “What!!,. ok,. tarik nafas”,.

Begitu sampe kebun Jabon langsung cari posisi, istirahat hal yang utama. “Ntar elangnya datangnya jam 11”. Kata Ian. Setelah kami tunggu sekitar dua jam, benar saja si doi muncul dan langsung bertengger. Ok, terbayar rasa mau pingsan dan muka pucat. Untungnya tidak ada foto liputan waktu muka saya jadi putih,. hehe,.

Kuningan, 20.3.14

Kuningan, 20.3.14

Kuningan, 20.3.14

Kuningan, 20.3.14

 

Elang Jawa sang “garuda” yang terancam

Elang Jawa, atau nama ilmiahnya Nisaetus bartelsi merupakan satwa karismatik dan istimewa karena menjadi lambang Negara, Garuda. Banyak fotografer alam liar yang ingin mengabadikan burung berjambul ini. Satu tahun yang lalu saya berkesempatan untuk menemani seorang Fotografer Satwa Liar profesional memotret makhluk tuhan paling seksi ini. Kesempatan yang belum tentu semua pengamat burung bisa dapatkan. Bukan karena berdampingan dengan si Fotografernya, tapi kesempatan menyaksikan anakan elang jawa berpolah di sarangnya menunggu sang induk mengantar makanannya. Bonus setelah bangun pagi (jam 3 dinihari) menuju lokasi, mulai mendaki jam setengah 5 pagi, rasanya ini setimpal dengan perjuangan kami.

Berikut beberapa foto yang bisa saya share dengan kawan-kawan semua.

Menanti sang induk datang membawa makan siang / Asman Adi Purwanto 2012

Menanti sang induk datang membawa makan siang / Asman Adi Purwanto 2012

Continue reading

Elang Hitam

Adhy Maruly@orientalbirdimage

Elang Hitam Ictinaetus malayensis Temminck, 1822.
Nama Lain: Elang Jambul Hitam

Berukuran besar 67-81 cm. Rentangan sayap yang panjang 164-178 cm. Berat tubuh antara jantan dan betina berbeda. Jantan sekitar 1 kg dan Betina 1,6 kg.
Dewasa: Tubuh besar berwarna hitam atau hitam kecoklatan; kepala menyempit; bulu primer panjang dan sayap lebar berbentuk dayung; ekor panjang menyempit. Sekitar mata dan depan mata putih bervariasi. Mata coklat tua. Continue reading

Elang Ular Bido

Elang Ular Bido Spilornis cheela Latham, 1790.
Nama Lain; Elang Ular, Bido(jawa)

Burung ini Berukuran sedang 50-74 cm, Rentang sayap 109-169 cm dan berat badan 420-1800 gram. Tubuh berwarna gelap. Sayap sangat lebar membulat, ekor pendek.

Jenis yang umum dan mudah dikenali. Individu dewasa: Tubuh bagian atas coklat abu-abu gelap, tubuh bagian bawah coklat. Continue reading

BAZA HITAM (Aviceda leuphotes)

by; Laurence Poh

BAZA HITAM Aviceda leuphotes(Dumont,1820)

Berukuran kecil 32 cm, mudah dikenali, berwarna hitam dan putih. Jambul hitam panjang dan sering terangkat naik. Sebagian besar bulu hitam, dengan garis lebar putih di pada dada, sayap berbercak putih, dan perut bergaris pita gelap. Pada waktu terbang, sayap yang pendek membulat berpola garis-garis hitam dan bulu sekunder abu-abu (kontras dengan bulu primer yang pucat berujung hitam). Continue reading