Trip to Thailand: Keberangkatan

Jam 02:00 dinihari di Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta

Ternyata Gusti Allah sudah punya rencananya sendiri terhadap saya. Saya tidak dikirim ke ajang adu ilmu kanuragan perburungan di Tahura R Soerjo atau yang orang-orang lebih kenal dengan nama Cangar. Berbarengan dengan jadwal saya presentasi di International Field Raptor Identification Course 2012 di Thailand, di Cangar tengah digelar perhelatan  Kompetisi Pengamatan Burung yang digagas oleh Dinas Kehutanan Malang.

Ya, Alhamdulillah, Gusti Allah mengirim kembali saya ke kota Chumpon, kota yang penuh pesona karena ratusan ribu raptor mlintasi kota itu setiap tahunnya. Dan tahun ini Gusti Allah kembali mengirimkan saya ke Kota itu. Continue reading

There is a will, there is a way

“There is a will, there is a way”,.. Saya paling suka dengan kata-kata itu. Jika ada kemauan pasti ada jalan. Kira-kira seperti itu lah artinya, karena di dunia ini tidak ada hal yang datangnya serba kebetulan. Semua pasti ada prosesnya yang harus di lalui.

Senin 19 September 2011

Begitu juga keberangkatan saya ke Thailand untuk tinggal selama 2 bulan lebih itu juga bukan karena kebetulan. Semua ada proses dan tahapanya. Bagaimana mungkin bisa pergi-pergi dengan biaya yang pastinya banyak tanpa saya harus keluar ongkos sendiri. Tiket pesawat, Tempat tinggal dan makan selama dua bulan ada yang menanggung semuanya. Itu sungguh berkah yang luar biasa bagi saya. Continue reading

Hidup itu pilihan cuy,…

Hidup itu adalah sebuah pilihan. Memilih untuk tetap dalam kondisi yang sama yang artinya Bertahan dengan kondisi yang sekarang dan menikmati apa yang sedang kita jalani. Atau, memilih untuk sebuah perubahan dalam diri kita walaupun itu penuh dengan resiko. Saya jadi ingat kata-kata kawan saya, Aris, yang mengatakan bahwa sebuah pilihan itu pasti ada resiko yang harus dihadapi. Apa pun itu.
Sekitar tanggal 10an kalau gak salah ingat tawaran itu datangg melalui sebuah chating di Facebook. “asman, are you still interest for raptor count in radar hill?”. sebuah tawaran yang datangnya dari seorang assisten profesor di Kasestrat University, Thailand. “Of course!”. Langsung saja saya jawab seperti itu.  Continue reading

Oleh-oleh Dari Lapangan

 

Wili-wili Besar

Enam belas hari berada dilapangan dengan kondisi tanpa signal saya pikir harus di manfaatkan dengan baik. Apalagi ketika waktu sedang kosong alias sedang tidak ada kerjaan yang harus di kerjakan. Saya yang kebetulan menyukai kegiatan pengamatan burung dan Fotografi satwa liar tentu saja tidak mau melewatkan banyak momment yang bisa datang kapan saja. Burung dengan kemampuan terbang kadang tidak kita duga kalau posisinya akan dekat dengan kita. Continue reading

Jogja KM 0

Papan Jalan

Satu bulan yang lalu. Tepatnya tanggal 02 Oktober tempat ini pastinya akan sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Satu bulan yang lalu tempat ini masih rame dan sangat bersih. Beda dengan sekarang yang penuh dengan abu vulkanik yang dimuntahkan oleh Merapi.

Ya,.. Satu bulan yang lalu berkesempatan mengunjungi salah satu tempat yang sangat rame manusia di Malam Minggu di kota Gudeg, Yogyakarta. Bermaksud untuk melihat burung-burung migrant yang numpang nginep di Gedung Bank Indonesia, Kantor Pos Indonesia dan Bank BNI.

Pesona Kopi Miyabi

Wow!!,… terlintas di pikiran ketika dengar nama Miyabi adalah perempuan berparas cantik dan seksi. Sosok perempuan tinggi 170cm-an dengan warna kulit putih, leher berjenjang muka oriental dan berambut panjang.
Tau kan siapa Miyabi?… Bohong kalau tidak tau!!!

Ini cerita ketika di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Tidak ada waktu untuk tidur sore. Jadi ketika selesai makan malam acara selanjutnya adalah mencari warung-warung Kopi. Ketapang maupun Pontianak selain terkenal tugu Khatulistiwanya adalah tempat tongkrongan di malam hari. Sebelumnya, pada bulan November 2008 pada saat menghadiri workshop raptor of Borneo di Universitas Tanjungpura kami yang di pulau jawa di ajak ke sebuah warung kopi yang begitu rame.

Continue reading