Berbagi Keceriaan bersama anak-anak Pulau Rupat

Hari itu (11/03/12)  ada yang aneh dan beda di Lokasi Wisata Pantai Pesona, Teluk Rhu, Pulau Rupat. Segerombolan anak muda membawa tas dan beberapa perlatan turun dari mobil dinas kecamatan Rupat Utara. Meraka menuju pantai teluk rhu. Beberapa dari mereka terlihat membentagkan spanduk bergambar elang dan beberapa Tulisan.

Along bocah laki – laki kelas 4 SD terlihat malu – malu untuk mendekat. Rasa penasaran itu yang membuat dia berani mendekat dan melihat – lihat. Bukan hanya Along tapi beberapa anak gadis seumuran dia pun ikut mendekat dan melihat. Bukan hanya melihat tapi ada yang berkomentar ” Elang Ayam ” ketika melihat foto Elang Bondol (Haliastur indus) pada salah satu standing banner yang kami bawa.

Dua kakak adik sedang mengamati spanduk dan banner raptor

Ya, segerombolan anak muda yang saya bilang itu adalah KAMI, anggota RAIN (Raptor Indonesia ) dan simpatisan KSLH Riau sengaja datang ke pantai teluk rhu untuk Monitoring dan Sosialisasi mengenai migrasi raptor di Pulau Rupat yang selama ini tidak banyak diketahui oleh kebanyakan orang bahwa pulau tersebut menjadi pintu gerbang masuk dan keluarnya burung – burung yang bermigrasi ke Sumatera.  Continue reading

September Ceria Bersama Elang-alap Cina

Seperti yang saya katakan di Postingan Saya sebelumnya kalau kelompok besar itu akan segera datang sekitar tangal 27-29 September ternyata benar. Tepatnya tanggal 28 September saya di sibukan dengan Flocking Elang-alap Cina Accipiter soloensis di beberapa tempat. Yang satu flock belum selesai dihitung dating lagi rombongan yang lain, biuhhhhh,.. hari itu benar-benar di bikin sibuk dengan si elang alap dari negeri panda itu.

Elang-alap Cina Betina dewasa

Puncaknya di pagi hari mulai jam delapan sampai jam sepuluh. 1,395 ekor Elang-alap Cina yang melintas di Radar Hill. Untungnya saya di bantu sama Chang Noi(baca: Noe) yang punya kawasan Radar Hill. Chang Noi bertugas mencari rombongan si “Cin”, saya yang akan menghitung. Walaupun tidak sampai satu hari dia ikut mengamati dan menghitung setidaknya sangat membantu pada saat sedang rame-ramenya para pengembara yang akan menuju selatan itu melintas. Continue reading

Radar Hill, Hari ke 16 (Enambelas) Peningkatan Mulai Terlihat

Radar Hill (25/09/2011); Ternyata saya sudah 16(enambelas) hari di Radar Hill, Provinsi Prachuap Khiri Kan, Thailand. Menjalani rutinitas harian berangkat pagi dan pulang sore sudah selayaknya orang kerja kantoran. Pengamatan mulai jam  delapan pagi dan selesai jam lima sore.

Elang-alap Jepang(Accipiter gularis) Jantan/ Radar Hill, 24 September 2011

Di hari ke enambelas ini perkembangan aktifitas migrasi burung pemangsa”raptor” atau elang dari utara ke selatan mulai terasa peningkatanya. Di awali dengan angka puluhan pada hari-hari pertama, sekarang sudah ratusan. Flocking “gerombolan” Elang-alap Cina Accipiter soloensis pun sudah mulai Nampak mengalami peningkatan antara 40-60 individu dalam satu kelompok. Continue reading

Migrasi Burung Pemangsa”Raptor”

Elang Alap Cina @ Baskoro

Apakah migrasi itu?
Migrasi adalah perpindahan atau penyebaran satwa liar pada musim tertentu dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makan atau berkembangbiak. Untuk benua yang memiliki lebih dari dua musim memiliki banyak satwa liar yang melakukan migrasi ketika terjadi perubahan musim maupun kondisi tempat tinggal mereka sehingga satwa liar yang tinggal di lokasi tersebut sulit untuk bertahan hidup karena sulitnya mencari makanan. Continue reading

Sikep Madu Asia(Pernis ptilorhynchus)

Sikep Madu Asia Pernis ptilorhynchus, Temminck, 1821.
Nama Lain: Alap-alap Madu, Sikep madu

Ras torquatus di Jawa/By Dimar UI

Berukuran sedang 50 cm, Warna sangat bervariasi dalam bentuk, terang, normal, dari dua ras yang berbeda. Masing-masing ,meniru elang yang berbeda dalam pola warna bulu. Terdapat garis-garis pada ekor yang tidak teratur. Semua bentuk memiliki tenggorokan berbercak pucat kontras, dibatasi oleh garis tebal hitam, sering dengan garis hitam mesial. Ciri khas ketika terbang kepala relatif kecil menyempit, leher agak panjang, sayap panjang menyempit, ekor berpola. Pada saat soaring ekor cenderung mengembang.
Iris jingga, paruh abu-abu, beberapa perjumpaan memiliki sera kuning, bulu berbentuk sisik(terlihat dalam jarak dekat).  Continue reading

Workshop International Migrasi Raptor di Asia

”Nilai penting Indonesia untuk Raptors di Asia”
Bogor, 24 Februari 2011

 

Brosur Workshop

Raptor adalah istilah lain atau terminoligi untuk sebuah komunitas burung pemangsa, bahasa Indonesia lebih menyebutnya dengan elang. Keberadaannya selalu menarik untuk diperhatikan baik mengenai kehidupannya maupun hubungannya dengan kehidupan masyarakat. Sebagai Top Predator dalam piramida makanan menjadikan keberadaan dan fungsi raptor sangat penting sebagai penyeimbang ekosistem sebuah kawasan, sehingga sebagian besar masyarakat di Indonesia telah mengenal jenis burung ini sejak lama dalam kehidupan sehari-hari dengan istilah Garuda, Rajawali, Jatayu dan sebagainya. 

Continue reading