Cekakak Salah Kamar

“Kang, kae manuk apa? Kayane Raja Udang(Kang, itu burung apa? sepertinya Raja Udang)“. Teriak Suli dalam dialek Banyumasanya yang kental. “Ndi?(Mana)“. Jawabku,..

Cekakak Jawa(Halcyon cyanoventris)/ difoto menggunakan Hp SE oleh Wendi

“Lha kae lah neng kandang Kukang(Nycticebus sp) sing anyar. Anu lawange ora ditutup(Itu di kandang kukang yang baru. Pintunya gak ditutup)“. Lanjut suli.

Kami pun bergegas menuju kandang Kukang yang dimaksud sama Suli. Suli Partono nama lengkapnya adalah seorang Paramedis di Yayasan IAR Indonesia. Tugasnya pagi keliling kandang untuk mengecek kondisi satwa di Pusat Rehabilitasi.

“Nggolet jaring kang(Cari jaring kang)”

“Nggo ngapa?(buat apa)“. tanyaku. “Ya nggo nangkep(Ya buat nangkap)“. Karena gak ada jaring disekitar kandang maka saya mengacuhkan permintaan dia. Benar adanya yang dimaksud Suli. Awal dia memberitahu saya tentang burung yang terjebak dalam kadang sudah mengira bahwa itu adalah Cekakak Jawa(Halcyon cyanoventris). Burung yang sangat umum di sekitar IAR Indonesia, Curug Nangka.

Cekakak Jawa atau Javan Kingfisher burung berukuran 25 cm dengan warna Paruh merah, Kepala Coklat tua, Tenggorokan dan kerah berwarna coklat. Perut dan punggung memiliki warna yang menurut saya sangat indah, biru ungu. Hitam pada penutup sayap dan ketika terbang bulu terlihat biru terang dan ada bercak putih pada sayap saat terbang.

Ketika saya masuk kandang yang dimaksud sama suli, burung sudah terlihat stress. Mungkin krena sudah lama berada didalam kandang dan tidak tau dimana letak pintu tempat dia masuk. Untuk menangkap saya menggunakan baju kerja. Untung saja baju kerja saya rangkap dua. Kaos dan Baju lengan panjang. Ini merupakan burung Raja Udang, begitu suli menyebutnya, pertama yang saya pegang. “Wah kalau ada kamera bagus nih buat di foto. Mana Wendi?”. Tanyaku ke suli. dan, orang yang saya sebut lewat dekat kandang itu. Karena ndak ada kamera Photo akhirnya kami menggunakan kamera handphone. Untungnya kualitas kamera Handphone Wendi si Dokter Hewan lulusan Universitas Gajah Mada tahun 2010 ini 5 megapixel.

Nama Lokal: Manuk Gesngek(Curug Nangka)

Kemungkinan si manuk Gesngek, orang curug nangka menyebutnya, salah navigasi pada saat setelah berburu serangga dekat kandang. Kebetulan sekitaran kandang masih banyak tanah terbuka dengan serasah dan rumput tempat dimana banyak serangga.

Setelah di foto burung dari keluarga Alcenidae ini kembali dilepas. Terbang cepat menyusul pasanganya yang setia menunggu ketika masih berada dalam kandang. Akhirnya mereka kembali bertemu, mengawali hari ini(08/06/2011) dengan tragedi salah kamar,.

4 thoughts on “Cekakak Salah Kamar

  1. slamet cekakae gak smaput. soale aku yakin baju kerja sing gae nangkep iku mesti durung dikumbah 3 minggu mung dikum trus dijereng =D

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s